-->

Tafsir Ilmi : Waktu dalam Perspektif Al-Quran dan Sains

Tafsir Ilmi : Waktu dalam Perspektif Al-Quran dan Sains

Al-Qur'an mengingatkan akan kerugian kehidupan manusia di alam fana dalam perspektif waktu, kecuali bagi yang mengisi atau menjalani kehidupan dengan beriman dan beramal saleh, saling nasihat-menasihati dalam kebaikan. Dalam dunia akademis, waktu dikenal sebagai besaran fisika seperti halnya suhu yang dirasakan sebagai panas atau dingin. Bisa juga seperti massa yang dirasakan berat atau ringan, atau seperti ukuran ruang, panjang, atau volume yang dengannya kita paham ukuran besar atau kecil.

Waktu tak bisa dilihat, didengar, dan dirasakan, tetapi waktu senantiasa menyertai kehidupan. Tidak seperti besaran fisika lainnya, waktu terus berubah dan tidak bisa dihambat.

Manusia tidak bisa mengendalikan waktu, namun semestinya kita bisa memanfaatkannya. Kalau kita tidak bisa memanfaatkannya, waktu lepas begitu saja dan kita akan menjadi manusia yang merugi.

Detak jarum jam bergerak berpindah rutin meniti putaran demi putaran. Kalender yang tergantung di dinding kita lewati lembar demi lembar hingga mencapai pergantian tahun. Tanda titian waktu kehidupan mengingatkan manusia tentang adanya batas waktu kehidupan. Kematian jarum jam tak menghentikan atau menghapus keberadaan waktu. Kematian manusia juga tak menghentikan keberadaan dimensi waktu. Kematian bintang di alam semesta sekali pun juga tidak menghapuskan waktu.


DOWNLOAD 
Print Friendly and PDF

0 Response to "Tafsir Ilmi : Waktu dalam Perspektif Al-Quran dan Sains"

Posting Komentar

Silahkan untuk memberikan komentar, dan berilah kami kritik, saran dan kesan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel