Menimba ilmu langsung dari sumbernya adalah sebuah taufik dan karunia yang tak terhingga. Pengalaman spiritual dan intelektual ini saya rasakan saat berkesempatan belajar di bawah bimbingan Syaikh Dr. Thariq bin Muhammad Sardar Ali Al-Hanafi Al-Makki, seorang ulama terkemuka di Makkah Al-Mukarramah. Salah satu pusaka ilmu beliau yang menjadi fokus kajian kami adalah kitab berjudul "Tuhfatul 'Arbain fi Akhlaqinnabiyyil Amin SAW". Kitab ini merupakan kumpulan hadis pilihan yang merangkum berbagai sudut pandang budi pekerti Rasulullah SAW, yang jika dihayati, akan memberikan gambaran kepribadian beliau secara utuh dan bercahaya.
Hadis-hadis yang dihimpun dalam kitab ini memiliki karakteristik yang istimewa: lafaznya singkat namun sarat makna. Hal ini merupakan cerminan dari mukjizat Jawami’ul Kalim, yaitu kemampuan Rasulullah SAW dalam menggunakan kata-kata yang ringkas namun mengandung samudera arti yang sangat luas. Struktur yang ringkas ini sengaja dipilih agar memudahkan setiap pembaca untuk mengingat dan menghafalnya, sehingga akhlak Nabi dapat senantiasa tertanam dalam ingatan dan teraplikasikan dalam keseharian tanpa terasa membebani.
Kedalaman makna dalam kitab ini terbukti saat saya mengikuti majelis Syaikhuna. Bayangkan, dalam satu pertemuan yang berdurasi dua hingga tiga jam, kami terkadang hanya mampu mengupas dua atau tiga hadis saja. Beliau dianugerahi kemampuan untuk menyingkap makna-makna halus yang tersembunyi di balik huruf dan kalimat yang tampak sederhana. Penjelasan beliau tidak hanya menambah wawasan intelektual, tetapi juga membangkitkan kerinduan yang mendalam terhadap sosok Rasulullah SAW, hingga akhirnya menggerakkan jiwa saya untuk menerjemahkan karya ini ke dalam bahasa Indonesia atas izin resmi dari beliau.
Sosok Maulana Syeikh Dr. Thariq sendiri adalah representasi dari keilmuan Makkah yang multidisipliner. Lahir pada 12 Dzulhijjah 1392 H (16 Januari 1973 M), beliau dikenal sebagai pribadi yang sangat cerdas dengan hafalan yang kuat. Kewibawaannya tidak hanya terpancar dari penguasaan ilmu agama yang luas, tetapi juga dari penampilannya yang selalu rapi dan bersih, tutur kata yang lembut, serta kedermawanan yang mencerminkan akhlak mulia seorang pendidik sejati (Murabbi).
Namun, perjalanan intelektual beliau memiliki titik balik yang sangat mengharukan. Sebelum menjadi ulama besar, beliau adalah mahasiswa fakultas kedokteran di Universitas King Saud, Riyadh. Perubahan haluan hidupnya bermula saat liburan di Makkah, ketika beliau diajak menghadiri majelis ilmu Abuya Sayyid Muhammad bin 'Alawi Al-Maliki. Di sanalah beliau menemukan "cahaya" yang selama ini dicarinya, terpesona oleh rohaniah majelis yang dipenuhi adab dan keindahan ilmu seorang waliyullah yang luar biasa.
Momen paling sakral terjadi saat Abuya Sayyid Muhammad Al-Maliki memeluk beliau dan berucap, "Bukan (sekadar adik ipar), dia adalah anakku." Pelukan itu seolah mencabut kecintaan dunia dari hati beliau dan menggantinya dengan cahaya cinta akhirat. Seketika, beliau memutuskan untuk meninggalkan ilmu kedokteran dan berpindah ke Universitas Umm Al-Qura jurusan Al-Kitab Wassunnah. Dedikasi beliau dalam menuntut ilmu sangatlah ekstrem; beliau hanya tidur sekitar dua jam dalam sehari semalam demi menghafal dan menguasai berbagai cabang ilmu, mulai dari sastra, filsafat, hingga ribuan hadis.
Sebagai penutup, hadirnya terjemahan kitab Tuhfatul 'Arbain ini diharapkan dapat menjadi jembatan bagi pembaca di tanah air untuk merasakan sekelumit keberkahan majelis ilmu di Makkah. Melalui setiap untaian hadis tentang akhlak Nabi yang telah dijelaskan dengan begitu indah oleh Syaikhuna, semoga kita dapat lebih mengenal, memahami, dan mencintai Baginda Rasulullah SAW secara lebih mendalam. Semoga karya ini menjadi amal jariyah yang terus mengalirkan keberkahan bagi pengarang, penerjemah, dan setiap pasang mata yang membacanya. Amin.
Itulah tulisan kami tentang ulasan dan review "Terjemah Tuhfatul 'Arbain fi Akhlaqinnabiyyil Amin SAW" semoga bermanfaat bagi para pembaca dan jika tulisan ini bermanfaat bagi orang lain silahkan untuk berbagi dengan men SHARE kepada orang lain dan jika ada kritik dan juga saran silahkan untuk memberikan komentar atau tanggapan di kolom komentar untuk perkembangan blog ini



0 Komentar
Silahkan untuk memberikan komentar, dan berilah kami kritik, saran dan kesan.