Maulid Ad-Diba'i Abdurrahman bin Muhammad ad-Diba‟i

Maulid Ad-Dibai

Kitab Maulid Ad-Dibai


Tradisi membaca Maulid serta selawat atas Nabi Muhammad SAW merupakan salah satu pilar amaliyah kultural yang mengakar kuat di kalangan kaum Nahdliyin. Di antara beragam teks sanjungan klasik, Maulid Ad-Diba'i karya ulama hadis terkemuka asal Yaman, al-Imam al-Hafizh Abdurrahman ad-Diba'i az-Zabidi asy-Syafi'i (866–944 H), menempati posisi yang sangat populer dan istimewa. Untuk menjaga kesinambungan tradisi mulia ini sekaligus memperkuat syiar dakwah di tingkat akar rumput, hadir Buku Panduan Majelis Sholawat Ad-Diba'i yang diterbitkan oleh Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU-IPPNU Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo.

Latar belakang penyusunan buku panduan ini berawal dari gerakan kultural yang diinisiasi oleh para kader muda Nahdlatul Ulama di Kecamatan Taman sejak tahun 2013. Inisiatif mendirikan rutinan majelis selawat tersebut lahir sebagai ikhtiar cerdas untuk membumikan identitas jam'iyyah IPNU-IPPNU di tengah masyarakat, pesantren, dan kalangan generasi muda yang belum mengenal organisasi pelajar ini secara luas. Rutinan pembacaan Ad-Diba'i yang bergulir secara istikamah kemudian melahirkan kebutuhan akan adanya buku pegangan resmi, hingga sukses diluncurkan pertama kali pada tahun 2014 dan disempurnakan pada cetakan kedua tahun 2016.

Secara substansi, buku ini menghadirkan teks bacaan Maulid Ad-Diba'i secara lengkap, mulai dari rangkaian selawat pembuka (fatihah/hadharah), untaian syair madah sirah nabawiyah, hingga prosesi sakral mahallul qiyam dan doa penutup. Tidak hanya itu, pembaca juga disuguhkan dengan biografi ringkas pengarang maulid, Imam Ad-Diba'i, yang menegaskan reputasi ilmiah beliau sebagai pakar hadis yang mencapai derajat al-Hafizh (menghafal lebih dari 100.000 hadis) sekaligus pengikut setia Mazhab Syafi'i dan akidah Ahlussunnah wal Jama'ah. Penjelasan latar belakang ini memberikan nilai edukatif agar pembaca melantunkan bait-bait selawat dengan landasan sanad keilmuan yang autentik.

Keistimewaan lain dari buku saku ini terletak pada perpaduan harmonis antara amalan spiritual dan materi ideologi keorganisasian pelajar NU. Buku ini dilengkapi dengan untaian zikir Asmaul Husna, susunan doa istigasah, serta dokumentasi sejarah perjuangan IPNU dan IPPNU dari masa ke masa. Dilengkapinya filosofi makna lambang organisasi, lirik Mars IPNU, Mars IPPNU, lagu kebangsaan Syubbanul Wathan (Ya Lal Wathon), hingga Hymne Pelajar NU menjadikan buku ini modul kaderisasi yang sangat fungsional bagi pengurus dan jamaah pemuda di berbagai tingkatan.

Secara keseluruhan, kehadiran buku Majelis Sholawat Ad-Diba'i ini membuktikan bahwa tradisi pembacaan maulid dapat bertransformasi menjadi sarana strategis dalam membangun karakter pelajar Islam yang berilmu, bertakwa, dan berwawasan kebangsaan. Mengintegrasikan majelis selawat dengan pembinaan kader adalah langkah nyata dalam menjaga ajaran para masyayikh NU agar tetap relevan di kalangan remaja. Buku pegangan ini sangat direkomendasikan bagi para santri, pelajar, dan pegiat majelis taklim sebagai panduan praktis meraih keberkahan selawat sekaligus memperkuat militansi berorganisasi.


DOWNLOAD
مَوْلِدُ الدِّيبَعِيِّ لِلشَّيْخِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ مُحَمَّدٍ الدِّيبَعِيِّ

Itulah tulisan kami tentang ulasan dan review "Maulid Ad-Diba'i Abdurrahman bin Muhammad ad-Diba‟i" semoga bermanfaat bagi para pembaca dan jika tulisan ini bermanfaat bagi orang lain silahkan untuk berbagi dengan men SHARE kepada orang lain dan jika ada kritik dan saran silahkan untuk memberikan komentar atau tanggapan di kolom komentar dan kami memohon bila ada rezeki lebih silahkan untuk BERDONASI demi perkembangan blog ini

0 Komentar

Silahkan untuk memberikan komentar, dan berilah kami kritik, saran dan kesan.

Adblock Terdeteksi!

Mohon nonaktifkan pemblokir iklan (Adblock / Private DNS) di HP Anda untuk membaca artikel ini.