Terjemah Irsyâd al-Ikhwân fî Bayân al-Hukm al-Qahwah wa ad-Dukhân

Irsyâd al-Ikhwân

Menyelami Fikih Kopi dan Rokok Karya Ulama Nusantara


Dunia pesantren Nusantara tidak pernah kehabisan khazanah literatur yang unik sekaligus berbobot. Salah satu karya yang memotret dialektika tradisi dan hukum Islam secara memikat adalah Irsyâd al-Ikhwân fî Bayân al-Hukm al-Qahwah wa ad-Dukhân, yang lebih dikenal melalui edisi terjemahannya, Kitab Kopi dan Rokok. Ditulis oleh ulama karismatik asal Kediri, Syaikh Ihsan Jampes, buku ini membuktikan bahwa diskursus keagamaan klasik tidak melulu berkutat pada perkara ibadah ritual, melainkan juga menyentuh kebiasaan konsumsi harian masyarakat secara mendalam.

Lahir dari pengasuh Pondok Pesantren Fathul Ulum Jampes yang masyhur dengan adikaryanya Siraj al-Thalibin, kitab ini menawarkan telaah yang sangat objektif. Syaikh Ihsan tidak serta-merta menjatuhkan vonis halal atau haram secara tergesa-gesa. Sebaliknya, beliau menelusuri akar sejarah masuknya kopi (al-qahwah) dan tembakau (ad-dukhân) ke dunia Islam, membedah asal-usul penamaannya, hingga menyoroti bagaimana dua komoditas ini bertransformasi dari sekadar konsumsi kaum sufi untuk menopang ibadah malam menjadi bagian dari denyut sosial masyarakat luas.

Dalam tinjauan fikih, risalah ini merangkum perdebatan panjang para fukaha lintas mazhab dengan sangat kaya. Pembahasan mengenai kopi dipaparkan melalui pendekatan manfaat dan mudarat, di mana mayoritas ulama menilainya mubah bahkan dianjurkan jika diniatkan untuk menjaga stamina saat menuntut ilmu atau beribadah. Sementara itu, kajian seputar rokok disajikan melalui dialektika yang dinamis, mulai dari pandangan yang mengharamkannya karena bahaya medis dan pemborosan harta, hingga pendapat yang menilainya makruh atau mubah berdasarkan kondisi fisik serta kebiasaan masing-masing individu.

Diterbitkannya edisi terjemahan oleh Pustaka Pesantren membuka akses yang lebih luas bagi para santri, akademisi, dan pembaca umum yang ingin menelaah metodologi istinbath hukum klasik. Format bahasa Indonesia membuat alur argumentasi yang padat rujukan kitab-kitab muktabar menjadi jauh lebih renyah dipahami. Pembaca tidak hanya diajak memahami status hukum akhir suatu perkara, tetapi juga diajak menyaksikan proses dialektika ilmiah para ulama masa lalu dalam merespons fenomena baru pada zamannya.

Membaca Kitab Kopi dan Rokok pada akhirnya memberikan pelajaran berharga mengenai sikap moderat (tawasuth) dan kelapangan dada dalam menyikapi ikhtilaf. Karya ini memperlihatkan bahwa tradisi intelektual Islam sangat menghargai riset empiris, nalar medis, dan pertimbangan kemaslahatan sosial sebelum merumuskan hukum. Melalui ulasan yang bernas dan berimbang, karya Syaikh Ihsan Jampes ini tetap relevan sebagai rujukan literatur yang mencerahkan sekaligus kawan tadabbur yang hangat di sela seduhan kopi sehari-hari.



DOWNLOAD
تَرْجَمَةُ كِتَابِ إِرْشَادِ الْإِخْوَانِ فِي بَيَانِ حُكْمِ الْقَهْوَةِ وَالدُّخَانِ

Itulah tulisan kami tentang ulasan dan review "Terjemah Irsyâd al-Ikhwân fî Bayân al-Hukm al-Qahwah wa ad-Dukhân" semoga bermanfaat bagi para pembaca dan jika tulisan ini bermanfaat bagi orang lain silahkan untuk berbagi dengan men SHARE kepada orang lain dan jika ada kritik dan saran silahkan untuk memberikan komentar atau tanggapan di kolom komentar dan kami memohon bila ada rezeki lebih silahkan untuk BERDONASI demi perkembangan blog ini

0 Komentar

Silahkan untuk memberikan komentar, dan berilah kami kritik, saran dan kesan.

Adblock Terdeteksi!

Mohon nonaktifkan pemblokir iklan (Adblock / Private DNS) di HP Anda untuk membaca artikel ini.